Selain Anji, Hadi Pranoto Juga Dilaporkan ke Polisi

VIVA   –  Penyanyi Anji resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena konten YouTube-nya dengan dianggap keliru. Dalam konten YouTube tersebut, Anji mewawancarai seorang adam bernama Hadi Pranoto membahas menghantam obat dari virus corona atau COVID-19.

Tidak cuma Anji, Hadi Pranoto pun mengikuti dilaporkan ke pihak berwajib. Petunjuk tersebut dilakukan oleh Ketua Ijmal Cyber Indonesia, Muannas Alaidid. Anji dan Hadi Pranoto resmi dilaporkan pada Senin, 3 Agustus 2020, dengan laporan polisi nomor LP/4538/VIII/YAN. 2. 5/2020/SPKT PMJ.

Baca juga:   Terkait Video Wawancara Hadi Pranoto, Anji Dilaporkan ke Polisi

“Jadi hari ini sudah resmi dilaporkan ya  ke pihak kepolisian pada malam ini jam 18: 30 WIB. Ini terlapornya disebut di sini jelas ada nama Hadi Pranoto si profesor yang kemudian di interview sebagai narasumber di acara tersebut. Kemudian yang kedua ada pemilik akun YouTube Dunia MANJI, ” kata Muannas Alaidid  di Polda Metro Jaya.

Muannas menjelaskan, jika Anji terbukti berperan dan ikut menyebarkan berita bohong, dia akan terkena tindak pidana sebagaimana tercantum dalam Pasal 55.

Tidak menutup kemungkinan  Anji  juga bisa dimintai pertanggungjawaban secara pidana. Kemudian, akun YouTube Dunia MANJI bisa disita karena diduga sebagai barang bukti buat melakukan tindak pidana.

Baca serupa:   Anji Jadi Pancaran, Fiersa Besari Bahas Soal Blunder

“Artinya tidak menutup kemungkinan bahwa secara pribadi Anji bisa diminta pertanggungjawaban secara kejahatan, kemudian akun YouTubenya bisa dilakukan penyitaan karena diduga sebagai bahan bukti untuk melakukan tindak kejahatan penyebaran. Nah itu yang istimewa, ” kata Muannas.

Muannas melaporkan Anji dan Hadi Pranoto dengan undang-undang ITE dan atau menyebarkan berita bohong pasal 28 ayat (1) JO pasal 45A UU RI No. 19 tahun 2016 dan atau kausa 14 dan 15 UU MENODAI No. 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.