Rey Utami Bebas, Pablo Benua serta Galih Ginanjar Masih di Kurungan

VIVA   –  Trio ikan asin, yaitu Rey Utami, Pablo Benua & Galih Ginanjar sudah dan sedang menjalani masa hukuman. Menurut Ditjen Pas Kemenkumham, Rika Aprianti, Rey Utami sudah bebas sejak Minggu, 8 November 2020.

Berdasarkan Petikan Vonis yang dikeluarkan oleh Pengadilan Jati Jakarta Selatan nomor 1327/Pid. Sus/2019/PN. JKT. SEL tanggal 13 April 2020 atas nama RAYIE UTAMI alias REY UTAMI dengan amar putusan pidana penjara selama satu (satu) Tahun 4 (empat) Kamar,  
dimana perhitungannya sudah tanggal 8 November 2020
, ” kata Rika dalam permintaan pesan WhatsApp.

Seolah-olah diketahui, Rey Utami, pablo Benua dan Galih Ginanjar dinyatakan bersalah oleh majelis hakim di Meja hijau negeri Jakarta Selatan. Rey Utami dijatohi hukuman 1 tahun 4 bulan penjara.

Baca juga:   Pablo Benua dan Rey Utami Kini Pisah Rutan

Hukuman Rey Utami bertambah ringan dibanding Pablo Benua dan Galih Ginanjar. Pablo divonis 1 tahun 8 bulan penjara & Galih Ginanjar 2 tahun 4 bulan penjara.

Perkara mereka bermula saat Galih Ginanjar datang sebagai bintang tamu di kanal YouTube Rey Utami dan Pablo Benua. Galih menyebutkan mantannya memiliki bau seperti ikan asin. Potongan video itu lalu viral.

Sebagai mantan istri Galih, Fairuz A Rafiq tidak terima dengan kata-kata tersebut. Fairuz mengatakan, anaknya dirisak akibat kata-kata Galih dan banyak kejadian tidak mengenakkan lainnya.

Fairuz kemudian melaporkan ketiganya. Lalu persidangan berjalan dan memenangkan Fairuz. Saat proses sidang Fairuz hadir sebagai saksi korban. Ia sempat menangis dan pingsan setelah memberi kesaksian.

Pihak Galih Ginanjar sempat tidak terima dengan putusan tersebut. Mereka ngerasa pasal yang dikenakan sama secara Rey Utami dan Pablo Benua namun mendapat hukuman yang paling berat.

Menyuarakan juga:   Pengacara Tak Tahu Rumah Tangga Pablo Benua-Rey Utami Bermasalah

Tak sampai di situ saja, Galih Ginanjar berpisah dari istri sisinya, Barbie Kumalasari. Sang wanita mengiakan sudah mengakhiri hubungannya dengan Galih Ginanjar karena tidak bisa bersemuka seperti sebelumnya.