Ammonite, Film Kate Winslet Tentang Lesbian Tuai Kontroversi

VIVA   – Film kontroversial yang dibintangi Kate Winslet berjudul Ammonite baru selalu merilis trailer resmi pertamanya. Di hidup garapan sutradara Francis Lee ini, Kate beradu akting dengan aktris muda yang dikenal lewat film Lady Bird dan Little Women , Saoirse Ronan.

Yang membuat film itu menuai kontroversi, bahkan sebelum tayang adalah karena Ammonite terinspirasi dari cakap paleontologi dan pemburu fosil Inggris, Mary Anning dan mengangkat lakon Mary sebagai seorang lesbian atau penyuka sesama jenis.

Baca Juga: Mesranya Kate Winslet-Leonardo DiCaprio, On Off Screen

Dilansir dibanding laman Aceshowbiz , Kamis, 27 Agustus 2020, pada film ini, Kate Winslet berperan sebagai Mary Anning, ahli paleontologi yang diakui, tetapi diabaikan. Ia dikisahkan bekerja sendirian di coreng pantai berbatu di selatan Inggris. Film ini mengambil latar Inggris di era 1840-an.

Sinopsis

Mary bekerja mencari fosil ijmal untuk dijual ke turis untuk menghidupi dirinya dan ibunya yang sakit. Suatu hari, Charlotte (Saoirse Ronan) dan suaminya mengunjunginya.

“Istri saya, dia sedikit pun tidak sehat akhir-akhir ini, ” kata sang suami, diperankan sebab James McArdle.

“Dia menderita melankolia. Aku ingin dia berjalan-jalan bersamamu, belajar darimu. ”

Awalnya Mary menolaknya. “Saya tidak sedang mencari pekerja magang, ” ucapnya.

Tetapi sang suami menawarkan obat jerih yang bagus dan terlalu pelik untuk ditolak.

Zaman Charlotte akhirnya magang dan hidup dengan Mary, keduanya terlibat asmara, meskipun awalnya terjadi bentrokan di antara mereka. karena kelas sosial dan kepribadian yang berbeda.

“Saya tidak ingin balik ke kehidupan yang saya punya sebelum bertemu denganmu, ” cakap Charlotte di akhir trailer .

Penuh kontroversi

Ammonite digadang-gadang bakal mendapat tempat dalam daftar nominasi Oscar. Namun, film tersebut menerima kritikan keras setelah tarikh lalu diumumkan bakal fokus di dalam kisah cinta Mary Anning & Charlotte.

“Saya tidak percaya ada bukti yang menjunjung penggambarannya sebagai seorang wanita lesbian, ” kata anggota keluarga Anning, Barbara Anning.

Ia menyebut keputusan itu untuk menetapkan hubungan lesbian Mary Anning merupakan sesuatu yang sensasional.

Kerabat keluarga Anning lainnya, Lorraine Anning, memberi syarat, “Asalkan disajikan dengan baik dan dilakukan secara selera tinggi”, maka itu tak masalah.

Menjelaskan pandangannya tentang kisah hidup Mary, si sutradara, Francis Lee mengatakan depan tahun ini bahwa Ammonite bukanlah hidup biografi, melainkan film yang terinspirasi oleh kehidupan Mary Anning serta juga penelitiannya tentang hubungan rani sesama jenis pada periode tersebut.

“Gagasan tentang besar perempuan yang sebenarnya menjalin hubungan bersama bukanlah pemikiran yang pernah dimiliki siapa pun dalam klub (di era tersebut), ” katanya.

Ammonite dijadwalkan tayang perdana dalam Festival Film Cannes dan diputar di Festival Film Telluride sebelum akhirnya dibatalkan karena pandemi virus corona. Sebagai gantinya, film ini akan diputar secara perdana di September 2020 sebagai bagian sejak Festival Film Toronto.

Ammonite dirilis di bioskop pada 13 November 2020 mendatang.